Anev Operasi Keselamatan Turangga 2026, Angka Fatalitas Korban Kecelakaan Menurun
Operasi Keselamatan Turangga 2026 Yang Dilaksanakan Oleh Polres Rote Ndao Berhasil Menekan Angka Fatalitas Korban Kecelakaan
ROTE. Operasi Keselamatan Turangga 2026 yang digelar mulai tanggal 02 Februari 2026 selama 14 (Empat Belas) Hari telah memasuki hari ke-10. Rabu (11/02/2026).
Sesuai timeline pelaksanaan Operasi Keselamatan Turangga 2026, Hari ini (11/02), Dilaksanakan Anev bersama seluruh kasatgas dan personel Polres Rote Ndao yang terlibat dalam Operasi terpusat ini.
Pelaksanaan anev Operasi Keselamatan Turangga 2026 dipimpin oleh Wakapolres Rote Ndao Kompol Jonny S Nahak.,S.E.,S.IK didampingi oleh Kabag Ops Polres Rote Ndao AKP Victor Hari Saputra.,S.Pi.,M.Si sebagai Karendal Ops dan Kasat Lantas Polres Rote Ndao AKP Ferdi Batuk.
Wakapolres Rote Ndao Kompol.Jonny S Nahak, "Anev Operasi Keselamatan Turangga 2026 merupakan sarana untuk menyatukan persepsi sama seperti pelaksanaan Lat Pra Ops dan langkah langkah strategis yang harus diambil selama sisa waktu pelaksanaan Operasi sehingga output dari Operasi Keselamatan Turangga 2026 bisa membawa dampak positif bagi masyarakat"
Kabag Ops Polres Rote Ndao AKP Victor Hari Saputra.,S.Pi.,M.Si, " Kegiatan Anev Operasi Keselamatan Turangga 2026 sebagai upaya untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan pelaksanaan Operasi dan kendala yang dihadapi oleh masing masing satuan tugas selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Operasi Turangga 2026, Dipaparkan oleh masing masing Kasatgas agar dapat memperoleh solusi dan menjadi atensi bagi seluruh personel yang terlibat" ungkap Kabag Ops.
Kasat Lantas Polres Rote Ndao AKP Ferdi Batuk," Selama 10 (Sepuluh) Hari pelaksanaan Operasi Keselamatan Turangga 2026 sejumlah pelanggaran lalu lintas ditemukan dilapangan diantaranya Pengendara yang tidak mengenakan helm sebanyak 15 Orang, Pengendara dibawah umur sebanyak 6 Orang, Pengendara yang tidak dapat menunjukan SIM dan STNK yang masih berlaku sebanyak 15 Orang, Berboncengan lebih dari 1 (Satu) sebanyak 1 Pelanggaran, Kendaraan yang tidak sesuai Spektek sebanyak 2 (Dua) pelanggaran dan Pelanggaran lain yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas sebanyak 11 Pelanggaran" jelas Kasat

Operasi Keselamatan Lalu Lintas 2026 berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas dibandingkan dengan TA 2025 terdapat Satu Kasus Laka Lantas dengan adanya korban luka dan kerugian material dengan nilai perkiraan sebesar Rp500.000., (Lima ratus ribu rupiah) selain itu angka teguran pelanggaran lalu lintas juga mengalami penurunan yaitu di Tahun 2025 sebanyak 81 Pelanggaran sedangkan dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Turangga 2026 hingga hari ke-10 terdapat 50 teguran terhadap Pengendara yang melanggar lalu lintas" tutup Kasat Lantas
Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono.,S.ST.,M.K.P mengungkapkan bahwa Pelaksanaan Operasi Keselamatan Turangga 2026 merupakan langkah proaktif Polri dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas sehingga menekan angka fatalitas korban kecelakaan dijalan raya"
Upaya cegah dini yang mendepankan peran satuan lalulintas untuk menciptakan kamseltibcarlantas diwilayah hukum Polres Rote Ndao menujukan trend Positif, Dimana dapat menekan pelanggaran dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas.
Kami berharap masyarakat juga peduli dan selalu tertib berlalu lintas bukan hanya untuk diri sendiri namun untuk keselamatan pengendara lain selama berlalu lintas dijalan raya" himbau Kapolres. (BDN_23)
Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan Keselamatan Untuk Kemanusiaan " Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono.,S.ST.,M.K.P


