Kapolres Rote Ndao : Total 20 Ekor Paus Pilot Dikuburkan Karena Mati Akibat Terdampar

Jumlah Paus Pilot Yang Berhasil Diselamatkan Sebanyak 30 Ekor

Kapolres Rote Ndao : Total 20 Ekor Paus Pilot Dikuburkan Karena Mati Akibat Terdampar
Proses Penguburan 20 Ekor Ikar Paus Pilot di Pantai Mbadokai Menjadi Perhatian Masyarakat Rote Ndao, Selasa (10/03/2026)

ROTE BARAT DAYA.  Puluhan paus pilot yang terdampar diwilayah hukum Polsek Rote Barat Daya Polres Rote Ndao mati kemudian dikuburkan ditepi Pantai Mbadokai Desa Fuafuni Kecamatan Rote Barat Daya. Selasa (10/03/2026)

Upaya penyelamatan yang dilakukan oleh Personel Polsek Rote Barat Daya pada siang hari dengan menggiring kawanan paus pilot kembali ke perairan yang lebih dalam awalnya berjalan baik pada siang hari (09/03), Walaupun dengan hanya memukul permukaan air laut untuk mengarahkan kembali ke jalur perairan yang dalam.

Namun pada malam hari sekitar pukul 22..30 Wita,  Kapolsek Rote Barat Daya IPDA Subur Gunawan.,S.H bersama personel Polsek Rote Barat Daya kembali ke tepi pantai Mbadokai karena informasi dari masyarakat telah melihat sekawanan paus pilot berada diarea tersebut.

"Tiba dilokasi kami menemukan 6 (enam) ekor ikan paus pilot masih hidup, Dengan bantuan personel Lanal Pulau Rote dan masyarakat setempat berhasil melakukan penyelamatan ke-6 ekor ikan paus pilot tersebut ke perairan yang lebih dalam, Masih diarea yang sama kami menemukan adanya 4 (Empat) ikan paus pilot dalam keadaan sudah mati kemudian dievaluasi ke tepi pantai, sekitar pukul 00.30 Wita.

Pagi hari jumlah ikan paus pilot bertambah ditepi Pantai Mbadokai Desa Fuafuni, Total 30 (Tiga puluh) ekor Paus Pilot berhasil diselamatkan dengan ke perairan yang dalam, Sedangkan ikan paus yang mati total sebanyak 20 (Dua puluh) ekor. 

Evakuasi terhadap paus yang mati yang berada di perairan yang dangkal dilakukan secara gotong royong, Baik itu Personel Polsek Rote Barat Daya, Personel Brimob Kompi III Batalyon A Pelopor Polda NTT, Personel Lanal Pulau Rote maupun masyarakat setempat.

Team koordinator Taman Nasional Perairan Laut Sawu wilayah kerja Rote Ndao Respaty Yudha dan 2 (Dua) orang staf tiba di TKP dan juga dilakukan pengambilan sampel oleh Petugas dari Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao  Drh Dekris Nabunome untuk kepentingan penelitian sebelum ikan Paus Pilot yang sudah mati sebanyak 20 Ekor dikuburkan" jelas Kapolsek.

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono.,S.ST.,M.K.P, " Apresiasi terhadap upaya maksimal yang dilakukan oleh Kapolsek Rote Barat Daya dan personel yang semenjak awal telah berbuat maksimal menyelamatkan Ikan Paus Pilot yang terdampar di Desa Fuafuni" ungkap Kapolres.

Juga terhadap personel TNI Polri dan masyarakat yang telah melakukan evakuasi Ikan Paus yang telah mati kemudian dikuburkan sehingga tidak menyebabkan polusi terhadap perairan pantai Mbadokai.

Kami juga berterimakasih kepada masyarakat yang terlah berpartisipasi aktif membantu Polri dan melaporkan jika terdapat hal hal yang dirasa tidak normal dilingkungannya, Ini merupakan wujud sinergitas yang telah terbangun dengan baik sehingga dengan melaporkan kepada Polri maka dapat mencegah terjadinya hal hal yang lebih buruk dalam masyarakat.

"Total 20 (Dua puluh) Paus Pilot yang mati telah dikuburkan ditepi pantai Mbadokai dan selesai sekitar pukul 18.45 Wita, Kami akan terus melakukan monitoring melalui Polsek Rote Barat Daya termasuk mengajak partisipasi masyarakat nelayan disepanjang  pesisir Pantai Rote Barat Daya" pungkas Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono.,S.ST.,M.K.P. (BDN_23)