Kapolres Rote Ndao : Dua Personel Polres Rote Ndao Terkena Lemparan Batu Massa Aksi, Alami Luka Serius di Kepala
Pelayanan Pengamanan Penyampaian Aspirasi Dimuka Umum Terjadi Insiden Yang Menyakibatkan Dua Personel Terluka
ROTE. Dua orang personel Polres Rote Ndao mengalami luka serius dibagian kepala akibat terkena lemparan batu saat melaksanakan pengamanan di depan kantor Pengadilan Negeri Baa. Senin (30/03/2026)
Kedua personel atas nama Briptu Fribet Tulle dan Briptu Fajar Yakob, Mereka melakukan penyekatan terhadap massa aksi mendukung aparat penegak hukum dalam melaksanakan tugasnya tanpa adanya tekanan dari pengunjuk rasa dan massa pendukung terdakwa erasmus frans yang menuntut terdakwa dibebaskan tanpa syarat.
Berawal dari masing masing orator yang menyampaikan orasi kemudian terjadi saling provokasi yang mengakibatkan pelemparan batu kearah personel Polres Rote Ndao yang melakukan penyekatan.

Aksi Anarkis ini berhasil dihalau personel Polres Rote Ndao yang melakukan pelayanan pengamanan penyampaian pendapat dimuka umum, Namun Kedua personel bersimbah darah akibat lemparan batu dari arah depan kantor Kejaksaan Negeri Baa.
Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono.,S.ST.,M.K.P, " Kami sangat menyayangkan kejadian ini, Kita sudah lakukan penyekatan dilapangan dan memberikan himbauan agar tidak terjadi bentrok antar kubu namun masih juga terjadi aksi provokasi yang berakibat pelemparan batu sehingga terjadi korban luka dari personel pengamanan" ungkap Kapolres.
Untuk Briptu Fajar terkena 2 (Dua) Kali lemparan batu yaitu diarea punggung dan area kepala, Setelah penanganan medis terdapat 7 (tujuh) jahitan luka pada area kepala yang mengalami luka.

Sedangkan Briptu Fribet Tulle juga mengalami luka diarea kepala dengan akibat lemparan batu dari massa aksi setelah dirawat di RSUD Baa, Luka yang dialami mendapatkan 6 (Enam) jahitan.
Setelah selesai proses persidangan sekitar pukul 15.00, Massa aksi pendukung terdakwa erasmus frans kembali melakukan unjuk rasa dihalaman Kantor Kejari Baa dan kembali melakukan pembakaran ban bekas. Massa aksi berusaha untuk mendobrak masuk pintu kantor Kejari Baa namun karena Barikade Personel Polres Rote Ndao yang tidak bisa ditembus akhirnya mereka membubarkan diri.
Secara umum pelayanan pengamanan penyampaian aspirasi yang berlangsung hari ini berjalan aman, Walaupun terdapat dua personel Polres yang harus mendapat perawatan intensif karena aksi pelemparan dari massa yang berada didepan Kantor Kejari Baa" terang Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono.,S.ST.,M.K.P (BDN_23)


