Hadirkan Orang Tua Siswa, Guru dan Tokoh Masyarakat, Polsek Lobalain Ajak Sama Sama Cegah Tawuran Pelajar
Melalui Pendekatan Yang Merangkul Semua Pihak Diharapkan Dapat Menjadi Solusi Dalam Menjaga Keamanan Lingkungan
LOBALAIN. Pendekatan persuasif dilakukan oleh Personel Polsek Lobalain untuk memperoleh solusi efektif terhadap peristiwa tawuran antar pelajar yang terjadi beberapa waktu lalu. Diwujudkan melalui rapat koordinasi yang dilakukan dengan melibatkan Orang tua dan siswa yang terlibat dalam tawuran, Sejumlah kepala Desa dan Lurah Mokdale juga melibatkan Guru SMA 1 Lobalain. Kamis (13/03/2026).
Dari Polsek Lobalain dihadiri oleh Wakapolsek Aiptu Agus Salim.,S.H bersama Kanit Binmas Polsek Lobalain Bripka Rusdi Y Pandu dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Mokdale Bripka Sumantri.
Peristiwa tawuran antar pelajar ini terjadi pada selasa 10 Maret 2026, Pasca kejadian jajaran Polres Rote Ndao berhasil mengamankan 14 orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran ini. Dari hasil interogasi terhadap siswa yang berhasil diamankan kemudian di peroleh informasi bahwa masih terdapat 14 orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran tersebut sehingga total siswa yang terlibat sebanyak 28 Orang.

"Motifnya hanya karena salah paham antar sesama siswa, Dan pasca diamankan hanya dilakukan pembinaan dan edukasi oleh Wakapolresrotendao bertempat di Aula Catur Prasetya Polres Rote Ndao" ungkap Kapolsek.
Hari ini dilakukan rapat koordinasi bersama orang tua siswa dan para pihak yang terlibat, Kepala Desa dari tiap tiap anak yang terlibat serta pihak sekolah.
Walaupun penyelesaian peristiwa ini secara kekeluargaan namun perlu adanya solusi dan kesepakatan bersama yang melibatkan peran orang tua dan komunitas lingkungan dimana para siswa berdomisili" jelas Kapolsek.

Salah satu solusi yang efektif adalah meningkatkan pengawasan ketat terhadap perilaku para siswa, Baik itu dilingkungan sekolah maupun diluar lingkungan sekolah, Sedangkan sebagai langkah pencegahan Kami akan terus meningkatkan kegiatan kepolisian dan jika terjadi lagi tawuran antar pelajar maka akan dilakukan tindakan tegas" tambah Kapolsek.
Peristiwa tawuran ini juga menjadi perhatian khusus Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono.,S.ST.,M.K,P Karena langkah langkah pencegahan telah dilakukan namun masih juga terjadi tawuran antar antar pelajar.

'Saya berharap ini menjadi kejadian yang terakhir, Karena tujuan kesekolah adalah belajar dan mencari ilmu untuk masa depan bukan tawuran. Kita bersyukur karena tidak menimbulkan korban jiwa pada peristiwa tawuran ini" ungkap Kapolres.
Belajar Yes, Tawuran No, Kejar cita cita dan tanamkan disiplin sejak dini" pungkas AKBP Mardiono.,S.ST.,M.K.P. (BDN_23)


