Wakili Kapolres, Kbo Sat Reskrim mengajak seluruh komponen untuk saling menjaga diri

www.tribratanewsrotendao.com – Sosialisasi yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Rote Ndao dengan mengundang para pelajar dari SMP dan SMA serta guru-guru seKabupaten Rote Ndao yang bertemakan “ pencegahan kejahatan seksual bagi remaja “ turut melibatkan Polres Rote Ndao sebagai nara sumber. Senin 15/05/2017.

KBO Sat Reskrim Polres Rote Ndao Ipda Yeni Setiono, SH yang mewakili Kapolres Rote Ndao yang berhalangan hadir karena masih melaksanakan tugas kedinasan di Kupang, membawakan materi tentang undang-undang perlindungan terhadap anak dan remaja.

DIMG-20170515-WA0008-01ihadapan para pelajar SMP dan SMA serta guru yang hadir KBO mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat mulai dari yang mendasar yaitu keluarga sampai dengan masyarakat luas hingga lingkup pemerintahan untuk bersama-sama saling bekerjasama dalam mendeteksi dan melakukan pencegahan terhadap berbagai kekerasan maupun pelecehan seksual terhadap anak.

“ Saya harapkan kepada seluruh lapisan masyarakat dari yang dasar yaitu keluarga sampai dengan lingkungan masyarakat luas dan lingkup pemerintahan, untuk saling bekerjasama dalam mendeteksi dan melakukan pencegahan terhadap berbagai tindak kekerasan atau pelecehan seksual yang dapat terjadi kepada para anak dan remaja, “ sambut KBO Reskrim.

Apabila menemui indikasi akan dilakukannya tindak kekerasan atau pelecehan seksual di lingkungan sekitar tempat tinggal, jangan ragu dan segan untuk segera melaporkannya kepada pihak yang berwajib, jangan sudah tahu namun dibiarkan nanti sudah terjadi baru lapor, itu kan sama saja dengan membiarkan suatu tindak pidana terjadi, lanjutnya.

Selain dari Polres Rote Ndao, panitia penyelenggara juga mengundang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao, Dinas P3AP2KB dan KPA Kabupaten Rote Ndao sebagai nara sumber dalam kegiatan sosialisasi ini.

(6” nurcahyo – Humas Res Rote Ndao)

Penyidik Sat Reskrim amankan terduga pelaku Hate Speech di media sosial

www.tribratanewsrotendao.com – Penyidik Sat Reskrim Polres Rote Ndao Jumat malam 12/05/2017, telah mengamankan seorang pemuda WNI yang beralamat di Namodale Kecamatan Lobalain.

Kepala Kepolisian Resor Rote Ndao Akbp Murry Mirranda, SIK membenarkan bahwa betul malam tadi telah mengamankan pelaku AJR.

“AJR merupakan pelaku yang diduga telah melakukan Ujaran Kebencian Hate Speech di media sosial yang dilaporkan oleh salah satu tokoh masyarakat yang ada di kota Ba’a” Jelas Kapolres.

Seperti kita ketahui bahwa di media sosial facebook di Rote Ndao khususnya, dihebohkan dengan beredarnya status AJR yang sempat membuat resah masyarakat.

Dengan adanya kasus ini Kapolres menghimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing dan terprovokasi dengan pihak yang tidak bertanggungjawab dan dapat memecah persatuan dan kesatuan serta toleransi di wilayah Rote Ndao.

“Kami minta masyarakat khususnya di Rote Ndao untuk mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polres Rote Ndao, saat ini kami telah mengamankan yang bersangkutan dan akan didalami lebih lanjut. Diharapkan masyarakat tidak melakukan perbuatan yang bertentangan dengan hukum dan jangan terpancing atau terprovokasi dengan pihak yang tidak bertanggungjawab, marilah kita jaga kebersamaaan serta situasi yang aman dan kondusif di wilayah kita,” himbau Kapolres Akbp Murry Mirranda, SIK.

” Terduka pelaku AJR, dapat dijerat dengan pasal 45 A ayat 2 junto pasal 28 ayat 2 UU RI Nomor 11 tahun 2008 ttg perubahan atas UU RI Nomor 19 tahun 2016 ttg ITE,” tambah Kapolres.

(6″nurcahyo – Humas Res Rote Ndao)

Puluhan personel jajaran Polres Rote Ndao amankan aksi simpatik bakar lilin

www.tribratanewsrotendao.com – Ratusan warga kota Ba’a dan sekitarnya menyelenggarakan aksi simpatik yang ditandai dengan pembakaran ribuan lilin di lapangan bola kaki Ba’a, Rabu 10/05/2017 (malam ini).

Aksi yang dikoordinir oleh Onesimus Pulung, S.Pd dengan mengambil tema ” Pentingnya Persatuan dan Kesatuan “. Dalam orasinya Onesimus mengatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap matinya Hukum di Indonesia sehingga segenap masyarakat Kabupaten Rote Ndao mengharapkan agar pengadilan sebagai tempat untuk mendapatkan keadilan ternyata belum mendapatkan keadilan.

IMG-20170510-WA0009-01” Aksi ini bukan bentuk penolakan terhadap putusan hakim, tetapi sebagai aksi simpati masyarakat terhadap pengadilan yang memvonis Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, ini bentuk kepedulian Warga akan matinya keadilan dan demokrasi di Indonesia, ” katanya saat orasi.

Kita disini tidak berbicara tentang soal SARA tetapi meminta keadilan dimana NTT adalah negeri toleransi tinggi, Ahok adalah anak negeri yang wajib mendapatkan keadilan, Ahok hanya korban penggiringan opini, oleh karena itu diharapkan kedepan Hukum harus ditegakan dengan seadil-adilnnya, lanjutnya.

IMG-20170510-WA0011-01Di akhir kegiatan diadakan doa bersama yang dipimpin oleh Pdt. GMIT Bethania Ba’a JOHAN W. BALLO.
Tujuan dalam pelaksanaan aksi simpatik ini bukan hanya untuk mendoakan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas putusan vonis yang diterima namun juga mendoakan korban kapal tenggelam yang terjadi di perairan Rote 5 Mei lalu dimana masih ada 3 korban yang sampai saat ini belum ditemukan dan juga mendoakan  Negara Kesatuan Republik Indonesia agar terhindar dari ancaman kelompok-kelompok Radikal yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa dan Pancasila.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 18.00 WITA ini diikuti ratusan warga Rote dari berbagai golongan dan usia, masyarakat yang hadir diperkirakan sebanyak ± 300 orang dan mendapatkan pengamanan ketat dari personel Polres Rote Ndao dan Polsek Lobalain baik terbuka maupun tertutup.

(6″nurcahyo – Humas Res Rote Ndao)

Cegah aksi tindak kriminalitas, Polres Rote Ndao galakkan Blue Light Patrol

www.tribratanewsrotendao.com, Dengan perkembangan yang semakin pesat dan kegiatan masyarakat yang semakin meningkat tidak menutup kemungkinan adanya peningkatan aksi/tindakan kriminalitas yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

blue light patrol (1)Untuk itu Polres Rote Ndao telah mengantisipasi dan mempersiapkan serta tindakan pencegahan dengan menggalakkan Blue Light Patrol. Blue Light Patrol merupakan kegiatan patroli yang dilaksanakan oleh personel Polres Rote Ndao sampai Polsek jajaran dengan menggunakan kendaraan dinas yang memiliki lampu biru patroli. Patroli yang dilaksanakan pada saat jam-jam yang dianggap rawan kriminalitas serta pelanggaran dan gangguan kamtibmas lainnya.

Dengan sasaran tempat-tempat obyek vital seperti SPBU, terminal, bandara, pelabuhan dan komplek perkantoran instansi pemerintahan, tempat keramaian dan tempat berkumpulnya masyarakat, Blue Light Patrol hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang berkegiatan serta menunjukkan kepada masyarakat bahwa Polisi hadir melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

blue light patrol (4)Kegiatan patroli lampu biru ini merupakan sebagai bentuk tindak lanjut penjabaran program prioritas Kapolri untuk mewujudkan Polri yang profesional, modern dan terpercaya. Kapolres Rote Ndao Akbp Murry Mirranda, SIK telah memerintahkan dengan tegas bahwasanya Polri harus hadir di tengah-tengah masyarakat serta melaksanakan patroli terutama di malam hari guna pencegahan terhadap gangguan kamtibmas.

Dengan menggunakan kendaraan dinas roda empat dan roda dua personel Polres Rote Ndao dari Satuan lalu-lintas, Satuan Sabhara dan Polsek jajaran siap melaksanakan Blue Light Patrol di berbagai tempat-tempat yang dianggap rawan agar seluruh aktifitas masyarakat dapat berjalan dengan baik dan melakukan pencegahan terhadap gangguan kamtibmas.

blue light patrol (2)

(6″nurcahyo-Humas Res Rote Ndao)

Orang yang bersalah janganlah engkau kucilkan itulah kata Wakapolres Rote Ndao

www.tribratanewsrotendao.com, Bertempat di ruang tahanan Mapolres Rote Ndao, Kamis (26/01/2017) pagi ini Wakapolres Rote Ndao Kompol Nicodemus Ndoloe, SE yang didampingi Kasat Tahti Aiptu Esbon Toelle memberikan pencerahan melalui pembinaan rohani bagi para tahanan yang beragama Kristen sebanyak dua puluh satu orang.

Wakapolres dalam kesempatan ini mengambil salah satu firman Tuhan dari Alkitab Mazmur 62 : 2 – 3 yang berbunyi “ Perasaan tenang dekat Allah, dalam kehidupan setiap manusia di dunia pasti pernah ada masalah, ketikan menghadapi masalah, pasti ada rasa cemas, takut khawatir selalu menghantui perasaan, namun ketika kita harus lebih dekat kepada Allah untuk mendapat ketenangan “.

BINROH TAHANAN (2)Dari renungan firman Tuhan tersebut diatas Waka mengajak seluruh tahanan untuk kembali ke jalan yang benar sesuai dengan ajaran Tuhan, “ saudara-saudaraku janganlah berkecil hati akan kesalahan yang telah diperbuat namun mintalah ampun dan taubat dari Allah sehingga kedepan menjadi manusia yang lebih baik “ kata Waka.

Dan untuk kita semua jangan kita membenci saudara kita yang telah berbuat kesalahan karena semua kesalahan itu diluar dari kehendaknya, namun kita harus memberikan jalan yang terang kepada mereka sehingga mereka dapat keluar dari kegelapan “ lanjut Waka.

Pembinaan rohani kepada para tahanan yang dilaksanakan ini secara rutin diberikan oleh pejabat Polres Rote Ndao setiap hari Kamis, ini dikandung maksud agar seluruh tahanan dapat membuka hati dan pikiran mereka untuk kembali ke ajaran Tuhan yang Maha Esa yang benar.

(6″nurcahyo-Humas Res Rote Ndao)

Tahanan Polres Rote Ndao mendapat siraman rohani

www.tribratanewsrotendao.com, Sebagai insan manusia yang tak luput dari kesalahan, status tahanan bagi seseorang belumlah dinyatakan bersalah sebelum adanya hukuman tetap yang diputuskan dalam proses pengadilan, oleh karena itu Polres Rote Ndao melalui Satuan Tahanan dan Barang Bukti mengadakan bimbingan rohani bagi para tahanan sebagai bagian dari pelayanan hak untuk melakukan ibadah.

Siraman rohani bagi tahanan ini dipimpin oleh Wakapolres Rote Ndao Kompol Nicodemus Ndoloe, SE yang didampingi Kasat Binmas Iptu Niander Thene dan Kasat Tahti Aiptu Esbon Toele, sebanyak 20 orang tahanan diberi siraman rohani guna mencerahkan hati dan pikiran mereka sehingga dapat kembali ke jalan yang benar.

Binroh Tahanan (2)Dengan mengangkat Firman Tuhan dari Alkitab Surat Markus 10:28-31, Waka mengajak seluruh tahanan untuk memohon ampun atas apa yang telah mereka lakukan sebelumnya, dikatakannya bahwa sekalipun saat ini saudara-saudara dalam kurungan dibalik terali besi namun Firman Tuhan tidak akan pernah terbelenggu, untuk itu marilah kita menjadi terang dibalik awan gelap dan yakin bahwa setiap permasalahan itu akan ada jalan keluarnya.

Selanjutnya Waka mengajak seluruh tahanan bersama-sama untuk menbacakan Firman Tuhan yang telah disampaikan dan berdoa bersama, yang menarik dalam kegiatan ini sebelum kegiatan dimulai para tahanan dibagikan masing-masing sebuah Alkitab guna sebagai panduan dalam kegiatan, namun tanpa disangka oleh para tahanan di akhir kegiatan Alkitab tersebut langsung menjadi hak milik masing-masing tahanan, hal ini sebagai bagian dari program Polres Rote Ndao yaitu DDS POLMAN ( Door to door System Polres Beriman ) ini merupakan program Polres Rote Ndao guna lebih mendekatkan diri dengan Tuhan sehingga pada akhirnya tercipta kondisi yang aman dan tertib dengan sendirinya.

(6″nurcahyo-Humas Res Rote Ndao)

KANIT BINMAS POLSEK PANTAI BARU IKUTI SOSIALISASI PIN POLIO

www.tribratanewsrotendao.com, Bertempat di aula Kantor Kecamatan Pantai Baru Sabtu 05/03/2016, Kanit Binmas Polsek Pantai Baru Bripka Marthen O. Daepanie menghadiri undangan sosialisasi PIN (Pekan Imunisasi Nasional) Polio Tahun 2016. Acara yang dibuka secara resmi oleh Camat Pantai Baru Bernard L. E. Dedeo, SH menghadirkan Tim Kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao.

Dalam kegiatan tersebut menyampaikan tentang penyakit polio yaitu penyakit yang menyerang radang syaraf yang dapat menyebabkan nyeri otot dan kelumpuhan serta dapat mengakibatkan kematian, adapun cara penularan melalui percikan ludah, tinja, makanan dan minuman yang terinfeksi, untuk mencegah penyakit polio dilakukan imunisasi yang bertujuan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara memasukan vaksin untuk membunuh bakteri/virus, adapun vaksin yg dipakai adalah (OPV) oral polio vaccine yaitu dengan cara diteteskan ke dalam mulut, vaksin polio dilakukan pada anak usia 0-59 bulan.

sosialisasi PIN Polio (2)Imunisasi merupakan program jangka panjang (mencapai kurang lebih 20 tahun), untuk rancangan imunisasi itu telah dirancang lama termasuk pembuatan vaksin. Hal ini dilakukan berdasarkan Landasan Hukum UUD 1945 Pasal 28 B Ayat 2 “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan diskriminasi”. Pasal 28 H Ayat 1 “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. UU Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 dan UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009.

Acara yang dihadiri oleh Kepala Puskesmas Korbafo, Kepala Puskesmas Sonimanu, para Bidan / Perawat seKecamatan Pantai Baru, Danramil Pantai Baru, para Lurah / Kepala Desa seKecamatan Pantai Baru dan para kader kesehatan seKecamatan Pantai Baru.

Dalam kesempatan ini Kanit Binmas berpesan, “ Imunisasi itu penting, karena dengan imunisasi dapat menurunkan kesakitan dan kematian akibat penyakit, jadi imunisasi itu bukan urusan pribadi melainkan urusan komunitas / keseluruhan karena imunisasi itu harus dilakukan secara merata dengan cakupan yang tinggi dan perhatian khusus.

sosialisasi PIN Polio (1)

“ Harapan saya agar sosialisasi ini dipahami dengan benar dan tolong untuk disebarluaskan ke masyarakat bahwa pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang akan dilaksanakan mulai 8 Maret 2016 s/d 15 Maret 2016 secara serentak di Indonesia termasuk Kecamatan Pantai Baru dan selanjutnya saya mengajak dan menghimbau kepada ibu-ibu yang memiliki balita untuk hadir supaya balitanya mendapat vaksin polio,” pesannya.

(6’nurcahyo – Humas Res Rote Ndao)

SATUAN POLAIR POLRES ROTE NDAO RUTIN LAKSANAKAN PATROLI LAUT

www.tribratanewsrotendao.com, Satuan Polair Polres Rote Ndao giat melakukan patroli laut khususnya di kawasan pantai laut selatan Pulau Rote. Ini dilakukan karena wilayah ini sering dilalui kapal-kapal illegal yang membawa imigran gelap untuk selanjutnya menyebrang ke Australia dan juga ada laporan dari warga akan seringnya menangkap ikan dengan menggunakan bom Patroli Laut (3)ikan.

Patroli yang dipimpin Kanit Harkan Kapal Bripka Nefri Tallo bersama 4 personel menyusuri sepanjang laut pantai selatan menggunakan Kapal Speed Boat Polair, Jum’at 04/03/2016.

“ Hampir tiap hari anggota Polair melakukan patroli di sepanjang pesisir laut Pulau Rote, ini dilakukan agar meminimalisir pelanggaran laut baik itu menyangkut imigran maupun aktivitas para nelayan, namun saat patroli kali ini kami tidak menemukan adanya pelanggaran laut maupun nelayan yang menggunakan bom ikan” ujar Bripka Nefri.

Pulau Rote merupakan pulau terselatan wilayah NKRI dan terdapat berbagai pulau-pulau kecil lain di sekitarnya, ini membutuhkan tenaga extra dan pengawasan yang lebih dari aparat keamanan khususnya Satuan Polair Polres Rote Ndao. Dengan patroli laut diharapkan dapat mencegah berbagai macam tindak pidana maupun pelanggaran laut serta peyalahgunaan bahan peledak oleh nelayan dalam menangkap ikan.

Patroli Laut (2)

(6’nurcahyo – Humas Res Rote Ndao)

POLRES ROTE NDAO MEDIASI PERTEMUAN ANTARA JAMAAH TABLIQ DAN FKUB

www.tribratanewsrotendao.com, Dengan semakin berkembangnya paham radikal yang telah meresahkan banyak masyarakat dengan aksi – aksi terorisnya, maka perlu diantisipasi dan diwaspadai jangan sampai di wilayah Kabupaten Rote Ndao masuk akan paham seperti itu.

Menyikapi kedatangan Jamaah Tabliq yang berjumlah 9 orang terdiri dari 8 orang warga Negara Pakistan dan 1 orang WNI sebagai penerjemah, berkunjung di wilayah Kabupaten Rote Ndao, Polres Rote Ndao melalui Kasat Intelkam Iptu Yohny F. Makandolu Selasa 23/02/2016 memediasi antara Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Pemuda Lintas Agama bertempat di aula Polres Rote Ndao. Dalam kegiatan ini membahas tentang maksud dan tujuan kedatangan Jamaah Tabliq di Rote Ndao, seperti yang sudah pernah terjadi bahwa ada organisasi serupa yang datang namun tidak dilengkapi dengan dokumen pendukung serta ijin akan kegiatan yang dilaksanakan.

Ini tentunya dapat menimbulkan persepsi negatif dari masyarakat karena saat ini ini aksi radikal banyak yang mengatasnamakan agama Islam.

mediasi (3)“ Kami bukan tidak setuju akan kegiatan dari saudara kita ini, apalagi sampai melarang tapi kami hanya hanya ingin kejelasan akan maksud dan tujuannya serta apakah sudah mendapat ijin dari pihak yang berwenang, kita tentunya tidak menginginkan hal-hal diluar kemampuan kita terjadi kepada mereka” tutur ketua FKUB Pdt. Benyamin Zacharias.

“ Kedamaian, ketentraman, serta kebersamaan yang telah terjalin dengan baik antar umat beragama di Kabupaten Rote Ndao tercinta kita ini jangan sampai ternoda oleh karena ulah orang lain, perlu adanya kewaspadaan terhadap kehadiran orang luar, tetapi apabila semua sudah memiliki ijin dan sesuai dengan aturan maka kami akan mendukung tujuan mereka, karena mereka juga saudara kami ” lanjutnya.

Turut hadir dalam pertemuan Kepala Kantor Kemetrian Agama Michael Pah, SIP, Ketua FKUB Pdt. Benyamin Zacharias dan Pemuda Lintas Agama Sdr Maks. Perlu adanya sinergi antar organisasi masyarakat dan pemuda serta seluruh komponen masyarakat dalam menangkal semua paham radikal.

mediasi (2)

(6’nurcahyo – Humas Res Rote Ndao)